Pertanyaan:

Bolehkah menggunakan obat penumbuh jenggot bagi yang jenggotnya belum tumbuh?[1]

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah menjawab:

Jika jenggotnya diperkiraan akan numbuh, maka tidak perlu ditumbuhkan (dengan obat). Karena ini bukanlah aib. Karena banyak sekali pemuda yang belum berjenggot ternyata tidak sama pertumbuhan jenggotnya. Maka hendaknya ia tunggu sampai numbuh sendiri.

Adapun jika tidak adanya jenggot itu menjadi aib (di tengah masyarakat) dan jenggot tidak tumbuh secara alami, maka tidak mengapa menggunakan obat penumbuh jenggot. Lebih lagi jika memang pernah mengalami luka bakar (di dagu).

Adapun jika tidak demikian maka yang lebih tepat bagiku adalah tidak perlu ditumbuhkan (dengan obat penumbuh). Karena dikhawatirkan termasuk larangan Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam tentang orang yang menyambung rambut dan meminta disambungkan.

Sumber:

Catatan kaki:

[1] Mengingat adanya perintah untuk memanjangkan jenggot. Dari Ibnu Umar radhiallahu’anhuma, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

خَالِفُوا الْمُشْرِكِينَ ، وَفِّرُوا اللِّحَى وَأَحْفُوا الشَّوَارِبَ

Bedakan diri kalian dengan orang-orang Musyrikin, lebatkanlah jenggot dan pendekkanlah kumis” (HR. Bukhari no. 5892, Muslim no. 259).

Dari Ibnu Umar radhiallahu’anhuma, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

انهكوا الشواربَ ، وأعفوا اللحى

Pendekkanlah kumis dan biarkanlah jenggot” (HR. Bukhari no. 5893, Muslim no. 259).