Sekeras apapun upaya kita, sebanyak apapun biaya keluar untuk mempersatukan umat, jika bukan disatukan di atas agama yang haq dan aqidah yang benar, maka akan sia-sia.

Walau umat Islam menang pilkada, menang pilgub, menang pilpres, bahkan walau umat Islam menguasai seluruh negara, jika bukan disatukan di atas agama yang haq dan aqidah yang benar, maka akan sia-sia.

Syaikh Shalih Al Fauzan mengatakan: “Jika mereka benar-benar ingin mempersatukan umat maka wajib bagi mereka untuk memperbaiki aqidah umat terlebih dahulu. Yaitu aqidah yang dahulu para Rasul mendakwahkannya sejak awal hingga akhir, dan mereka memulai dakwah dengan aqidah. Maka wajib bagi setiap yang ingin mempersatukan umat untuk mempersatukan aqidah umat. Jika aqidah mereka satu, maka umat pun akan bersatu. Ini jika mereka benar-benar tulus mengaku ingin mempersatukan umat.

Namun realitanya mereka malah mencela para da’i yang berbicara tentang aqidah dan mengajak kepada aqidah yang benar. Kemudian menuduh mereka suka mengkafirkan, memecah belah umat dan tuduhan-tuduhan lainnya.

Maka kita katakan kepada orang-orang semisal ini, kalian tidak akan pernah bisa mempersatukan kaum Muslimin di atas aqidah yang tidak benar. Sungguh jika kaum Muslimin memiliki aqidah yang benar, mereka akan bersatu dengan mudah. Allah Ta’ala berfirman:

وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ لَوْ أَنْفَقْتَ مَا فِي الأرْضِ جَمِيعًامَا أَلَّفْتَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَلَكِنَّ اللَّهَ أَلَّفَ بَيْنَهُمْ إِنَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

dan (Allah lah) Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Anfaal [8] : 63)”.

***

Sumber: At Ta’liq ‘alas Syarhis Sunnah lil Barbahari, karya Syaikh Shalih Al Fauzan, hal. 8