Sebagian ulama menyebutkan bahwa nama Malaikat penjaga surga adalah Ridhwan. Dan ini juga yang masyhur di tengah masyarakat. Diantara ulama yang menyebutkan demikian adalah Ibnul Qayyim rahimahullah, beliau berkata:

قد سمى الله سبحانه وتعالى كبير هذه الخزنة (رضوان) ، وهو اسم مشتق من الرضا

“Allah Subhanahu wa Ta’ala menamai pemimpin penjaga surga dengan nama Ridhwan. Nama ini merupakan turunan dari kata ar ridha” (Hadi Al Arwah, 1/76).

Namun penamaan “Ridhwan” bagi Malaikat penjaga surga tidak dilandasi oleh dalil dari Al Qur’an atau As Sunnah yang shahih. Walaupun penamaan ini memang masyhur disebutkan para ulama.

Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts wal Ifta’ mengatakan:

المشهور عند العلماء : أن اسم خازن الجنة رضوان ، وجاء ذكره في بعض الأحاديث التي في ثبوتها نظر

“Masyhur disebutkan para ulama bahwa nama penjaga surga adalah Ridhwan. Disebutkan dalam sebagian hadits, namun keshahihan hadits-hadits tersebut dikritisi” (Fatawa Al Lajnah Ad Daimah, 28/353).

Syaikh Ibnu Al Utsaimin rahimahullah mengatakan:

وأما “رضوان” فموكل بالجنة ، واسمه هذا ليس ثابتا ثبوتا واضحا كثبوت مالك [يعني: خازن النار] لكنه مشهور عند أهل العلم بهذا الاسم

“Adapun nama Ridhwan sebagai penjaga surga, nama ini tidaklah shahih sebagai shahihnya nama Malik untuk penjaga neraka. Namun nama ini masyhur disebutkan para ulama” (Majmu’ Fatawa war Rasail, 3/119).

Yang zahir dari Al Qur’an dan As Sunnah, nama Malaikat penjaga surga sekedar disebutkan khazin atau khazinul jannah (penjaga surga). Allah Ta’ala berfirman:

وَسِيقَ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ إلى الْجَنَّةِ زُمَراً حَتَّى إِذَا جَاءُوهَا وَفُتِحَتْ أَبْوَابُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا سَلامٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوهَا خَالِدِينَ

Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan dibawa ke dalam surga berombong-rombongan (pula). Sehingga apabila mereka sampai ke surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka khanazatul jannah (penjaga-penjaga surga): “Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu. Berbahagialah kamu! maka masukilah surga ini, sedang kamu kekal di dalamnya”” (QS. Az Zumar: 71).

Dari Anas bin Malik radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

آتي بابَ الجنةِ يومَ القيامةِ . فأستفتِحُ . فيقولُ الخازِنُ : مَنْ أنت ؟ فأقولُ : محمدٌ . فيقولُ : بك أُمرتُ لا أفتحَ لأحدٍ قبلَك

Aku mendatangi pintu surga di hari kiamat, kemudian aku meminta izin untuk masuk. Penjaga surga bertanya: siapa anda? Aku menjawab: aku adalah Muhammad. Al Khazin (penjaga surga) berkata: Aku diperintahkan untuk menunggumu, dan tidak membukakan pintu untuk siapapun sebelum engkau” (HR. Muslim no.197).

Karena Malaikat adalah perkara gaib dan perkara gaib tidaklah kita yakini dan kita benarkan kecuali dengan dalil, maka demikian juga dalam masalah ini. Kita cukupkan apa yang terdapat dalam dalil dari Al Qur’an dan As Sunnah mengenai nama malaikat penjaga surga.

Wallahu a’lam.