Bagaimana cara meruqyah diri sendiri?

Syaikh Shalih Al Ushaimi menjawab:

Dalam hadits yang shahih yang terdapat dalam Shahihain dari hadits Aisyah radhiallahu’anha[1], cara seseorang meruqyah diri sendiri adalah dengan menggabungkan kedua telapak tangannya, kemudian membacakannya ayat Al Qur’an apa saja yang ia inginkan.

Dan yang paling bagus adalah membacakan ayat Qur’an yang disebut dalam hadits, yaitu surat Al Ikhlas dan Mu’awwidzatain (An Naas dan Al Falaq) kemudian meniup 3 kali ke kedua telapak tangannya, jadi meniup setelah membaca Al Qur’an agar bersatu antara air liur dan bacaan Al Qur’an.

Kemudian ia mengusap apa yang ada di hadapannya atau yang ia sanggup untuk usap, atau pada bagian yang sakit jika ia bermaksud untuk meruqyah bagian tertentu yang sakit.

Boleh juga yang dibaca adalah ayat Kursi atau ayat yang lainnya dengan cara yang sama demikian.

***

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=LQakXIljfYE

 

Catatan kaki

[1] Hadits yang dimaksud adalah sebagai berikut, dari Aisyah radhiallahu ‘anha dia berkata:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَنْفُثُ عَلَى نَفْسِهِ فِي الْمَرَضِ الَّذِي مَاتَ فِيهِ بِالْمُعَوِّذَاتِ فَلَمَّا ثَقُلَ كُنْتُ أَنْفِثُ عَلَيْهِ بِهِنَّ وَأَمْسَحُ بِيَدِ نَفْسِهِ لِبَرَكَتِهَا

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam meniupkan kepada diri beliau sendiri dengan al mu’awwidzat (doa-doa perlindungan) ketika beliau sakit menjelang wafatnya. Ketika sakit beliau semakin parah, akulah yang meniup beliau dengan al mu’awwidzat dan aku mengusapnya dengan tangan beliau sendiri karena berkahnya kedua tangan beliau” (HR. Al-Bukhari no. 5735 dan Muslim no. 2192).

Advertisements