Syaikh Shalih Al Fauzan ditanya: “bagaimana hukumnya seseorang sering bolak-balik ke dukun, tukang sihir dan peramal, dan bagaimana bermuamalah dengan orang tersebut yang membawa rajah-rajah dari para dukun?”

Beliau menjawab:

Semoga Allah memberikan kita keselamatan dari hal ini. Tidak diperbolehkan datang ke dukun, tukang sihir dan peramal walaupun hanya sekali, apalagi bolak-balik. Tidak boleh datang kepada mereka, dan tidak boleh bertanya kepada mereka. Karena ini merusak akidah. Dan menjerumuskan kepada kesyirikan.

Mereka mengaku mengetahui perkara gaib, dan yang mengklaim tahu perkara gaib maka ia kafir. Dan orang ini malah membenarkannya dan mendatanginya.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

من أتى كاهنا فصدقه بما قال فقد كفر بما أنزل على محمد صلى الله عليه وسلم

barangsiapa yang datang ke dukun lalu membenarkan perkataannya maka ia telah mengkufuri apa yang dibawa oleh Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam” (HR. Ahlus Sunan).

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

من أتى عرافاً فسأله عن شيء لم تقبل له صلاة أربعين ليلة

barangsiapa yang datang ke dukun lalu membenarkan perkataannya maka tidak diterima shalatnya 40 hari” (HR. Muslim).

Maka wajib untuk menjauh dari dukun, tukang sihir, dan peramal serta wajib menjaga akidah yang lurus. Dan wajib bergantung hanya kepada Allah Ta’ala dalam apa yang ia inginkan, ia harapkan dan juga dalam menghadapi apa yang ia takutkan.

Bertawakal lah hanya kepada Allah dan bergantunglah kepada-Nya Subhanahu wa Ta’ala.

***