Syaikh Dr. Abdul Karim Al Khudhair

Mengapa “kekufuran” disebut dengan “fitnah” dalam Al Qur’an?

Allah Ta’ala menyebut kekufuran dengan “fitnah” sebagaimana dalam firman Allah Ta’ala (yang artinya):

وَقَاتِلُوهُمْ حَتَّى لَا تَكُونَ فِتْنَةٌ

perangi mereka sampai tidak ada lagi fitnah” (QS. Al Baqarah: 193).

Karena kekufuran adalah sebab didapatkannya adzab dan terbakar di api neraka. Orang kafir ketika mereka melakukan kekufuran maka pada hakikatnya kekufuran itulah yang menyebabkan ia mendapatkan adzab dan panasnya api neraka kelak. Sebagaimana firman Allah Ta’ala:

ذُوقُوا فِتْنَتَكُمْ

rasakanlah fitnahmu” (QS. Adz Dzariyat: 14).

Maksudnya: “rasakanlah adzabmu”.

Maka Allah Ta’ala menamai hal yang bisa menyebabkan fitnah (adzab) ini dengan nama “fitnah” juga.

***

Sumber: channel telegram @ShKhudheir

Advertisements