Soal:

Jika seorang Muslim melakukan perjalanan, lalu di tengah jalan ia menemukan seorang lelaki non-Muslim dalam kondisi kritis karena sangat kelaparan atau sangat kehausan. Apakah boleh ia menolongnya? Dan apakah perbuatan tersebut berpahala?

Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts wal Ifta’ menjawab:

Ya, boleh menyelamatkannya dari kematian, bahkan ini dianjurkan. Dan amalannya tersebut mendapat pahala dari Allah Ta’ala. Berdasarkan keumuman hadits yang diriwatkan dalam Shahih Bukhari bab Musaqah (2234), Shahih Muslim bab As Salam (2244), Sunan Abu Daud bab Al Jihad (2550), Musnad Ahmad (2/375), Muwatha’ Malik (1729), Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

في كل كبد رطبة أجرا

Dalam setiap perbuatan baik terhadap makhluk yang bernyawa ada pahalanya“.

Karena amalan baik semisal ini terkadang menimbulkan pengaruh yang baik. Terkadang ia bisa menjadi sebab hidayah bagi non Muslim tersebut jika ia mengetahui bahwa Islam mengajarkan kebaikan kepada semua orang.

Wabillahi at taufiq washallallahu’ala Nabiyyina Muhammad wa alihi wa shahbihi wasallam.

***

Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts wal Ifta

Ketua: Syaikh Ibrahim bin Muhammad Alu Asy Syaikh

Wakil: Syaikh Abdurrazzaq Afifi

Anggota: Syaikh Abdullah bin Mani’

 

Sumber: Fatawa Al Lajnah Ad Daimah no. 264‏ jilid 4