Pertanyaan:

Bagaimana agar kita menjalani jalan kebenaran padahal di zaman sekarang banyak sekali fitnah (kerusakan) yang mengepung umat dari berbagai sisi?

Syaikh Abdul Karim Al Khudhair menjawab:

Menjalani jalan kebenaran adalah dengan berpegang pada shiratal mustaqim dan berpegang pada Al Qur’an serta As Sunnah, juga dengan senantiasa berada di dekat para ulama rabbani.

Juga dibarengi dengan memperbanyak ibadah. Karena ibadah di masa fitnah, yaitu di masa banyak peperangan dan kerusakan, itu seperti berhijrah kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam. Sebagaimana terdapat dalam hadits shahih:

العبادة في الهرج كهجرة إليّ

Ibadah di masa fitnah itu seperti berhijrah kepadaku” (HR. Muslim no. 2948).

Juga Orang yang berpegang pada Sunnah di masa-masa fitnah, terdapat dalam hadits-hadits, bahwasanya ia mendapatkan pahala 50 kali lipat.

قيل يا رسولَ اللهِ أجرُ خمسين رجلًا منا أو منهم قال بل أجرُ خمسين منكم

para sahabat bertanya: wahai Rasulullah, maksud anda 50 kali lipat dari amalan kami (para sahabat) ataukah amalan mereka? Nabi menjawab:50 kali lipat dari amalan kalian (para sahabat)” (HR. Abu Daud no. 4341).

Maka ini merupakan pahala yang sangat besar.

Maka hendaknya seseorang menjaga dirinya dan menjaga lisannya. Ia palingkan dirinya kepada ibadah dan sebagaimana telah kami sebutkan, senantiasa berpegang teguh pada Al Qur’an dan Sunnah danshiratal mustaqim, serta dengan terus berada di dekat pada ulama rabbani.

Sumber: https://ar.islamway.net/fatwa/75133

Iklan