Pertanyaan:

Bagaimana dhawabit (ketentuan-ketentuan) dalam mengambil referensi fatwa ulama dari website (internet)?

Syaikh Muhammad Al Imam menjawab:

Website sekarang sudah menjadi sumber yang luas dalam menemukan dan menyebarkan ilmu dari para ulama. Namun ada website yang terpercaya dan ada website yang tidak terpercaya, serta ada website yang majhul (tidak jelas kredibilitasnya).

Oleh karena ini orang yang ingin mengambil ilmu dari website, hendaknya memperhatikan 2 hal:

  1. Ulama yang diambil fatwanya telah dipersaksikan bahwa ia adalah termasuk di antara jajaran ulama sunnah dan ulama hadits yang terpercaya dan kredibel, serta shahih akidahnya dan selamat manhajnya.
  2. Website yang dijadikan referensi dalam mengambil ilmu dari ulama tersebut adalah website yang terpercaya. Supaya tidak menukil hal-hal yang bukan dari ulama namun diklaim dari ulama.

Wallahu a’lam.

Sumber: http://www.sh-emam.com/show_fatawa.php?id=1431

_____

Join channel telegram @silsilahsahihah