Fatwa Syaikh Musthafa Al Adawi

Soal:

Bolehkah seorang wanita naik taksi sendirian, ataupun bersama teman (wanita)?

Jawab:

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله صلى الله عليه وسلم، وبعد

Tidak mengapa wanita naik taksi (dengan posisi) di belakang supir taksi, di daerah yang banyak rumah dan banyak orang di sana. Sehingga orang-orang bisa melihatnya dan juga bisa melihat di supir taksi. Namun ini ketika terdesak untuk melakukannya.

Oleh karena itu, maka hendaknya tidak bermudah-mudah dalam melakukan hal ini, kecuali karena darurat sebagaimana sudah saya sebutkan.

Adapun jika di daerah yang di jalannya tidak banyak rumah-rumah, maka dalam kondisi ini tidak diperbolehkan. Demikian juga jika melakukan perjalanan safar, juga tidak diperbolehkan. Tidak halal bagi seorang wanita untuk bersafar berdua saja dengan supir taksi. Demikian juga tidak diperbolehkan jika safarnya hanya ditemani teman wanita, karena seorang wanita itu bukan mahram safar bagi wanita yang lain. Wallahu a’lam.

Sumber: http://mostafaaladwy.com/play-8086.html