Dari Hammad bin Zaid dari Ayyub, ia berkata, aku mendengar Al Hasan (Al Bashri) mengatakan:

“Demi Allah, tidaklah seorang mukmin berada di pagi hari atau di sore hari, kecuali ia pasti merasa takut dirinya terkena kemunafikan”

Penjelasan:

Munafik artinya secara zhahir menampakkan keimanan dan ketaatan dalam ajaran agama, namun sebenarnya dalam hatinya tidak demikian. Maka orang benar-benar beriman senantiasa khawatir terkena penyakit kemunafikan. Sebaliknya, yang merasa imannya senantiasa sudah baik, merasa suci dan hebat dengan ketaatan yang ia lakukan, justru menunjukkan belum sempurnanya keimanannya. Wallahu a’lam.