Pertanyaan:

Apa hukumnya meng-ghibah-i waliyul amr’ (pemerintah), mencelanya serta menyebarkan kesalahan-kesalahannya?

Syaikh Abdul Karim bin Abdillah Al Khudhair menjawab:

Waliyul amr’ itu sebagaimana kaum Muslimin yang lain, kehormatannya haram dirusak. Maka tidak boleh meng-ghibah-i, mencela serta menyebarkan kesalahan-kesalahannya. Terlebih lagi hal-hal yang dapat membuat masyarakat marah kepada pemerintah.

Ini bukan berarti hal-hal yang haram itu didiamkan, tidak dijelaskan dan masyarakat tidak diberi peringatan ketika sudah jelas nama-nama pelakunya siapapun itu. Namun yang benar adalah sebagaimana metode Nabawi*), Nabi mengatakan:

ما بال أقوام يقولون ويفعلو

mengapa sebagian kaum mengatakan ini dan melakukan itu..” (HR. Muslim 1401)

Sumber: http://ar.islamway.net/fatwa/53119

 

*) maksudnya, dalam menerangkan kesalahan seseorang, terkadang tidak menyebut nama.