Boleh bagi seseorang untuk bertanya kepada ulama tentang suatu hal yang sudah ia ketahui. Agar orang lain mendapat faidah dengan dikeluarkannya jawaban dari lisan sang ulama tadi. Sebagaimana pertanyaan Jibril kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam tentang perkara-perkara penting dalam agama.

— Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir Al Barrak

Catatan:

Ada pula bentuk tercela dari bertanya mengenai hal yang sudah diketahui, yaitu ketika:

  1. bertanya dalam rangka mengajak debat ulama, atau
  2. bertanya supaya terlihat hebat karena telah mengajukan pertanyaan yang bagus

Sebagaimana dijelaskan Syaikh Shalih Bin Abdul ‘Aziz Alu Syaikh, simak artikel Adab Bertanya Kepada Ahli Ilmu.