Niat yang rusak, pasti menghasilkan amalan yang rusak pula. Sebagaimana orang yang beramal (ibadah) ditujukan kepada selain Allah. Adapun niat yang baik, tidak memastikan amalannya baik. Karena perlu ditinjau dengan syarat yang lain yaitu kesesuaian amalan tersebut dengan aturan syariat.

— Syaikh Abdurrahman bin Nashir Al Barrak