Beberapa hal yang dapat merusak dakwah salafiyyah, menurut Syaikh DR. Ahmad bin Umar Bazmul hafizhahullah :

Fakta yang saya lihat sendiri, yaitu lebih mengagungkan individu tertentu dibanding al haq (kebenaran). Maka anda akan dapati salah seorang diantara mereka ada yang menolak kebenaran dan membela kebatilan namun dibungkus dengan istilah “adab terhadap Syaikh”.

Tidak bisa membedakan kesalahan yang disengaja dengan kesalahan yang tidak disengaja. Menyamakan keduanya dapat terjerumus dalam ghuluw (ekstrem kanan) atau tamyi’(ekstrem kiri).

Para pemuda, (ngajinya) terhadap para thalibul ilmi (para ustadz) hanya sekedar lewat saja. Sehingga para thalibul ilmi tersebut memang memberi manfaat bagi mereka namun tidak menjadi panutan.

Para thalibul ilmi melakukan analogi antara perbuatan yang ia lakukan sendiri dengan perbuatan para ulama (berlagak seperti ulama, pent.). Padahal perbedaan di antara mereka sangat jauh dan jelas.

Para pemimpin (dakwah) bermain-main dengan al haq, demi meraih maslahat duniawi.