Pertanyaan:

Sebagian kaum mukminin melakukan cracking*) terhadap situs-situs yang mendukung musuh-musuh Allah, baik Nasrani, Yahudi maupun firqah-firqah sesat lain. Penghancuran tersebut dilakukan secara elektronik dengan perangkat-perangkat elektronik. Dan itu menyebabkan kerugian materil dan immateril pada pemilik situs. Dan sebagian kaum mukminin yang melakukan hal tersebut, mereka memutlakkan hal ini sebagai jihad. Bagaimana pendapat anda?

Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan menjawab :

Hal ini tidak terlalu merugikan orang kafir. Karena mereka memiliki kemampuan dan teknologi (yang lebih hebat, pent.) untuk membuat kerusakan, lalu mereka bisa saja menujukan itu semua kepada kaum muslimin. Sehingga hal seperti ini (cracking) tidak diperbolehkan sedikitpun bagi kaum muslimin.

 

Sumber:

 

*) lebih dikenal oleh masyarakat dengan istilah hacking. Namun ini kurang tepat, karena hacking itu intinya menembus pengamanan sebuah sistem, belum tentu merusak. Jika berhasil menembus pengamanan lalu merusak sistemnya, itulah cracking.