Pertanyaan:
Saya adalah seorang lelaki yang sering was-was dalam berbagai keadaan. Ketika saya mau pergi melewati suatu jalan, rasa was-was menentang keinginan saya dan menyuruh untuk menempuh jalan lain. Ketika saya mau makan suatu makanan, setan membuat saya was-was bahwa makanan itu tidak baik atau makanan itu berbahaya. Sedangkan saya juga orang yang takut bernadzar, karena ragu bisa menunaikannya atau tidak. Tolong beri saya arahan.

Syaikh Abdul Aziz bin Baz menjawab:
Was-was itu dari setan. Sebagaimana Allah Jalla Wa ‘Alaa berfirman:

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ * مَلِكِ النَّاسِ * إِلَهِ النَّاسِ * مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ

Katakanlah, aku berlindung kepada Rabb-nya manusia. Yang Merajai manusia. Sesembahan yang haq bagi manusia. Dari kejelekan penyakit was-was yang dihembuskan oleh al khannas

al khannas maksudnya setan. Oleh karena itu saudaraku, mintalah perlindungan kepada Allah dari setan dan waspadalah dari tipu dayanya. Lalu bulatkan tekad dalam melakukan sesuatu.

Jika anda ingin melewati suatu jalan maka bulatkan tekad lalu jalani, kecuali anda benar-benar yakin ada hal yang membahayakan di sana maka tinggalkan. Demikian juga dalam makan, jika anda tidak tahu bahwa di dalamnya terdapat hal yang haram, maka makan saja dan buang rasa was-was. Demikian juga dalam wudhu, jika anda wudhu makan bulatkan keyakinan dan buang rasa was-was. Katakanlah pada diri anda, “apa yang sudah kuselesaikan itulah yang kulakukan”, selama anda memandang bahwa anda telah menyempurnakan wudhu anda, walhamdulillah. Demikian juga dalam shalat. Intinya buanglah rasa was-was dari segala sesuatu dan ketahuilah bahwa was-was itu dari setan.

Jika was-was muncul dalam diri anda, mintalah perlindungan dari Allah dari setan dan jalani terus apa yang sedang anda lakukan. Dan bulatkanlah tekad sampai si setan itu terpojok, sampai tidak ada celah baginya untuk mempengaruhi anda sebenarnya yang disebabkan sikap lembek anda padanya. Mari kita sama-sama memohon perlindungan dari kejelekan setan dan tipu dayanya. Semoga Allah memberkahi anda.

Sumber: http://www.binbaz.org.sa/mat/17056