Pertanyaan:

هل يجوز الدعاء بالدنيا قبل الآخرة؟

Bolehkah mendahulukan doa dalam perkara duniawi sebelum perkara akhirat?

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baaz menjawab:

لا أعلم فيه بأساً، لكن السنة البدء بالدين؛ لأنه أهم، تقول” أللهم أصلح لي أمر ديني قبل دنياي”، مثل ما في الحديث الصحيح:

Aku tidak mengetahui adanya masalah untuk hal itu. Namun yang sunnah yaitu mendahulukan doa untuk urusan agama, karena itu lebih penting. Semisal anda berdoa, ‘Ya Allah perbaikilah urusan agamaku sebelum urusan duniaku‘. Sebagaimana dalam hadits shahih:

اللهم أصلح لي أمر ديني الذي هو عصمة أمري، وأصلح لي دنياي التي فيها معاشي، وأصلح لي آخرتي التي فيها معادي

Ya Allah mohon kebaikan pada urusan agamaku karena itu adalah penjaga semua urusanku. Aku mohon kebaikan pada urusan duniaku karena itu tempat hidupku. Aku mohon kebaikan pada urusan akhiratku karena itu tempat kembaliku

فالبدء بالأهم في أمر دينك ودنياك أولى، ولو بدأ بالدنيا ما يضر، لو قال “اللهم يسر لي رزقاً حلالاً”، أو “اللهم يسر لي وظيفة مناسبة طيبة”، أو “و اغفر لي وارحمني” ما يضر. جزاكم الله خيراً

Maka mulailah dengan urusan yang paling penting, yaitu urusan agama baru dunia. Itu yang lebih utama. Walaupun jika memulai dengan urusan dunia pun tidak mengapa. Semisal jika anda berdoa, ‘Ya Allah mudahkan bagiku rezeki yang halal‘ atau ‘Ya Allah mudahkan bagiku pekerjaan yang cocok dan baik, ampuni aku dan limpahkan rahmat-Mu kepadaku‘. Ini tidak mengapa. Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan.

Sumber: http://www.binbaz.org.sa/mat/9167