Pertanyaan:
Apakah wanita yang berpakaian ketat di depan wanita lain juga termasuk ke dalam ancaman hadits tentang wanita yang berpakai namun telanjang?

Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan menjawab:
Tidak ragu lagi bahwa tidak diperbolehkan seorang wanita memakai baju ketat yang menggambarkan lekuk tubuhnya kecuali di depan suaminya saja. Adapun di depan orang lain, tidak diperbolehkan. Walaupun di hadapan para wanita. Karena hal tersebut dapat menjadi contoh yang buruk bagi wanita yang lain. Jika para wanita melihat muslimah tersebut memakai baju ketat, merekapun akhirnya meniru.

Selain itu, muslimah tersebut diperintahkan untuk menutup aurat dengan pakaian yang lengkap dan tertutup pada setiap keadaan, kecuali di depan suaminya saja. Ia diwajibkan menutup auratnya di depan para wanita sama seperti kewajibannya menutup aurat di hadapan laki-laki. Hanya saja, di depan para wanita boleh membuka bagian tubuh yang biasa dilihat wanita seperti wajah, telapak tangan, kaki, yang dibutuhkan untuk disingkap.

(Diterjemahkan oleh Yulian Purnama dari Muntaqa Fatawa Shalih Fauzan Al Fauzan, Jilid 3, fatwa no.454)