قال ابن مسعود رضي الله عنه : كفى بخشية الله علماً وكفى بالاغترار بالله جهلاً

Ibnu Mas’ud Radhiallahu’anhu berkata: “Rasa takut kepada Allah Ta’ala, sudah cukup dikatakan sebagai ilmu. Anggapan bahwa Allah tidak mengetahui perbuatan seseorang, sudah cukup dikatakan sebagai kebodohan” (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam Mushannaf-nya, no. 34532, 7 /104)

قال ابن تيمية رحمه الله : الخوف من الله يستلزم العلم به والعلم به يستلزم خشيته وخشيته تستلزم طاعته

Ibnu Taimiyah Rahimahullah berkata: “Rasa khauf kepada Allah menghasilkan ilmu. Ilmu menghasilkan rasa khasy-yah kepada Allah. Dan rasa khasy-yah menghasilkan ketaatan kepada Allah ” (Majmu’ Fatawa, 24/7)

Keterangan: Khauf dan Khasy-yah artinya rasa takut. Namun khasy-yah disertai ilmu tentang apa yang ia takuti. Sedangkan khauf hanya semata-mata takut saja, tanpa mengetahui apa yang ia takuti.